Index Labels

Tuan?

. . Tidak ada komentar:
Ilustrasi


Adakah tuan berangan tentang nikmatnya dekat?
Tentang tangan-tangan yang menenangkan tuan saat tampaknya tuan sudah kelelahan.
Tentang jari-jemari yang meraba wajah tuan yang menua...
Atau tentang suara-suara yang akan menyahut pada tuan dari jarak lima jari kita.

Tuan begitu perkasa,
Tuan begitu kuat,
Benarkah tuan?

Dalam depaku yang bermiliaran, tuan begitu tak mampu terjamah,
Tuan tersembunyi di balik lautan yang hanya menampakkan ufuk tanpa batas,
Lalu hutan belantara kian menyembunyikan tuan...
Menelan tuan dalam perburuan.

Tuan tak rindu?

Adakah malam tuan begitu bersuara?
Atau tuan begitu menikmati kesunyian,
menghamba pada kekosongan,
hampanya itu, tuan....

Tuan....

Suatu pagi, dalam remang-remang terjaganya hambamu ini,
Kekosongan menusuk dan tak berdayanya tangan ini...
Kekhawatiran dan mimpi-mimpi buruk membuat hambamu terjaga...
Seperti embun sudah menelan tuan, mematikan tuan.
Dan tangan ini tak berguna, tak mampu menyelamatkan tuan.

Tuan begitu hebat...

Betapa kecilnya hamba, begitu mengagungkan tuan...
Mendamba tuan dengan harapan sebongkah bulatnya dunia...

Namun tuan diam saja...

Suatu malam, di bawah sinar bulan, hamba memandang awan-awan yang mengepul pada langit berbintang,
bayangan wajah tuan tersamarkan pada malam yang kian mendung,
Hamba mempertanyakan keagungan ini...
Hamba menyesali keterpesonaan ini...
Hamba kalah....
Tuan begitu baik dan indah...



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Arsip Blog

Twitter Timeline

Populer

Google+ Followers

Total Kunjungan