Index Labels

Rahasia di Balik Rumah

. . Tidak ada komentar:
Gun n Roses mengalun dengan lembut dari speaker. Ini kota yang tak jauh berbeda dengan Makassar. Bedanya; ini rumah.

Seperti sedang bermetamorfosa...


Rumah adalah tempat untuk pulang. Tempat yang nyaman dan menyenangkan. Saya selalu mengantuk di bawah jam sebelas malam dan tersiksa saat begadang. Rumah selalu menjadi tempat peristirahatan ternyaman meski nyamuk teramat sangat kejam dan berbahaya bagi kesehatan.

Saya suka pada malam hari Mama memasang kelambu jaring-jaring di kamar saya. Pagi sekali, bapa kadang menyempatkan waktu membersihkan sepeda motor saya yang terkena tahi ayam.

Jerome, si ponakan kecil yang menggemaskan itu, sudah mulai pintar. Suatu waktu saat menginap di rumah, ia bangun lebih awal dan membantu bapa memberi makan ayam-ayam. Bocah kecil ini begitu bersemangat mengambil beras dan membawanya menggunakan wadah sabun bekas dan ditaburkan di halaman. Ia tidak takut pada ayam jantan yang hendak mematuk beras pada wadah sabun yang dia pegang.

Ningsi kadang memberi sedikit uang saat sempat. Itu bisa dipakai beli pulsa dan bensin. Lalu Vivi, sempat memberi saya lembaran uang merah yang masih baru dan belum mengkerut. Saya simpan untuk kebutuhan mendadak di waktu mendatang. Beginilah rasanya hidup di kampung halaman. Serasa pengangguran, tak beruang...

Pekerjaan kian mengasyikkan. Sempat dikacaukan oleh laptop yang tiba-tiba rusak dan aplikasi yang membingungkan. Tapi toh lagi-lagi, segala sesuatu bisa terpecahkan asal sabar, tegar, giat, dan teliti. Pelajari dengan sungguh-sungguh meski salahnya ulang-ulang.

Oh.. ada bahan cerita baru tentang Sabianus yang begitu menginspirasi. Nama dengan bayang maya tapi enak diajak cerita. Dia penghuni kotak merah. Kotak merah seperti kepompong. Berharap dia segera menjadi kupu-kupu.

Ah, sudah mau berganti tahun dan saya sudah 24 tahun. Tahun mendatang masih buram. Apa kabar pada Deretan Mimpi Sepanjang Usia yang seperti memberi saya pekerjaan rumah. Membebani namun menggairahkan.

Ini sedang bagus-bagusnya dan saya masih berupaya menaklukan zona-zona menantang dan penuh ujian. Apa kabar mimpi besar? Jodohkah kita?


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Arsip Blog

Twitter Timeline

Populer

Google+ Followers

Total Kunjungan