Index Labels

Terimakasih Tuhan, Ada Ozon

. . Tidak ada komentar:
ilustrasi dari Google


"Sudah berapa juta triliun benda keras dan besar yang hendak menghujam bumi?"

Saya berpikir tentang ini saat suatu waktu duduk bersandar penuh pada kursi di salah satu pelataran hotel yang lengang di Kota Makassar. Saat sedang memperhatikan planet Venus dan bintang-bintang di langit, saya melihat "bintang jatuh" lalu bersorak karena itu. Saya mulai mengucap permohonan terbesar di dalam hati. Seperti berkomat-kamit, saya mengucap harapan yang sama berkali-kali. 

Di luar urusan illmiah dan Sains, saya mengagumi kebesaran Tuhan yang telah melindungi bumi ini. Bayangkan, lapisan ozon yang melingkar mengelilingi bumi sudah membakar triliunan meteorid yang hendak jatuh ke habitat manusia ini. Saya langsung membayangkan cerita di Harry Potter saat Hermione menggunakan tenaga sihir untuk melindungi tenda mereka. Dari situ tak ada penyihir jahat yang bisa melihat dan mendekati mereka. Sepertinya jika diukur dengan kisah tersebut, begitulah (mungkin) cara Tuhan menjaga manusia. 

Saya sempat membaca tentang 10 meteor terbesar yang pernah jatuh ke bumi. Saat terjatuh, bekas jatuhnya meteor tersebut membentuk kawah yang besar. Di antaranya; Barringer, Arizona-Amerika Serikat, Bosumtwi-Ghana, Deep Bay-Canada, Aorounga-Chad, Gosses Bluff-Australia, Mistastin Lake-Canada, Clearwater Lakes-Canada, Kara-Kul-Tajikistan, Manicouagan-Canada, dan Chicxulub-Mexico. Di Indonesia pun pernah ada empat meteor yang jatuh dari angkasa. Untungnya hanya meteor kecil. (http://beritakok.blogspot.co.id/2015/03/10-meteor-terbesar-yang-pernah-jatuh-ke-bumi.html)

Dari beberapa pelajaran ilmu pengetahuan alam tentang antariksa yang pernah saya pelajari di bangku sekolah dasar sampai sekolah menengah atas, saya jatuh cinta mengetahui mengapa ada "bintang jatuh". 

Batu-batu angkasa yang besar dan massanya bervariasi ternyata menerobos jatuh mau ke bumi. Tapi saat memasuki lapisan ozon, batu-batu yang disebut meteorid itu terbakar karena lapisan ozon. Sains mengatakan, menerobos ozon menyebabkan tekanan besar dan menimbulkan api. Meteorid tersebut hancur lebur sebelum sampai ke permukaan bumi. 

Tuhan baik, bukan? Iya, Maha Baik dan teramat sangat baik. 

Tentang permohonan yang disampaikan pada bintang yang jatuh, saya tahu ini mungkin takhayul tapi berharap kegagalan meteorid yang jatuh ke bumi tersebut bisa menjadi "tumbal" untuk cita-cita yang diharapkan dalam diam dan berahasia. 

"Tuhan, kabulkanlah permohonan kami."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Arsip Blog

Twitter Timeline

Populer

Google+ Followers

Total Kunjungan