Index Labels

Mati Suri

. . Tidak ada komentar:
Kulihat pijakanku berhenti.
Aku seperti hanya melihat kekosongan di depan.
Kakiku kaku, pikiranku buntu, mulutku semrawut.

Aku mati...

Ada rantai berat di kedua kakiku. Bahkan pergelangan tangan ini dituntun sesuatu yang menjuntai seperti pada boneka wayang.
Dan aku, ikuti saja. Mencoba tenggelam dalam gerakannya kemudian hilang...

Tersesat...

Aku tak bangun pagi dan membiarkan koran-koranku tetap rapih biar tak lebih jauh membunuh diri.
Aku tak melirik apapun dengan minat karena khawatir akan mengutuk diri.

Aku tak baik... tak cukup baik. Aku tak belajar lagi.

Aku tak jatuh cinta lagi.
Perasaanku seperti hampa tak beriba, bersayang, hampa, kosong, sampah!!!

Aku apa?

Aku enggan menyibakkan jendela dan muak melihat kalender.
Tanggal-tanggal seperti menumpuk dan tidak menyingkir.
Dan apa-apaan dengan malam yang singkat selama ini?
Aku tak pernah menerima matahari dengan suka cit yang mendalam.

Kenapa aku ini?

Makassar, 7 Juni 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Arsip Blog

Twitter Timeline

Populer

Google+ Followers

Total Kunjungan