Index Labels

(Martabat Perempuan dan Harga Diri Ayahnya) (3) Di Gendongan Ayah

. . Tidak ada komentar:
ilustrasi dari Google
Langsung heboh satu dusun. Teman gadis kecil itu tiba-tiba melaporkan kejadian yang menimpa Delima (hanya samaran) pada ibunya. Waktu itu sudah pukul 21.00 Wita. Teman Delima yang sebaya, mungkin usianya sama-sama lima tahun mendatangi rumah Delima.

"Tante, Delima dibawa ke rumahnya Kumbang (samaran lagi karena usianya 15 tahun). Dia disuruh buka baju," kata teman Delima dengan polos.

Ibu Delima terlonjak. Dia mencari Delima dan ayahnya kemudian menyampaikan hal tersebut. Setelah itu menuju rumah Kumbang, mencari remaja laki-laki yang putus sekolah itu. Amukan ibu Delima mengundang perhatian tetangga. Satu datang langsung bertanya, ibu Delima jawab seadanya. Sampaikan apa yang terjadi pada puterinya.

Semua berdatangan, semua bertanya, semua diberitahu dan semua pun mengamuk. Kumbang mau dimassa.
Polisi datang beberapa saat setelah Kumbang dikepung dan nyaris dikeroyok habis-habisan. Ibu Delima mengamuk, Delima masih dalam gendongan ayahnya. Ia tampak ketakutan dan bersembunyi di leher ayahnya.
 
Kemudian, Kumbang dibekuk, dibawa ke Polrestabes. Beberapa warga bilang dia tampak mabuk setelah menghisap lem. Ibu Delima ikut ke Polrestabes bersama suami dan puterinya. Dia dimintai keterangan, Delima yang dibujuk seorang polwan mengaku sudah tiga kali dilecehkan Kumbang.

Selesai diinterogasi, Ibu Delima didatangi wartawan, ia bicara seadanya tentang musibah yang menimpa putrinya. Delima biasa dibiarkan bermain sampai pukul 22.00, asalkan tetap di sekitar rumah. Kumbang adalah tetangga mereka. Ibu Delima pun tak ragu menyebut nama lengkapnya.

"Itu Delima," ucapnya saat ditanya seorang wartawan.

Saat itu, Delima masih dalam gendongan ayahnya. Bersembunyi. Mengetahui telah ditunjuk, kepala Delima makin dibenamkan ayahnya ke dada. Sang ayah menjauh. Pergi untuk menghindari puterinya dari wartawan.

MAKASSAR, 26 JULI 2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Arsip Blog

Twitter Timeline

Populer

Google+ Followers

Total Kunjungan