Index Labels

Bangga pada Abdur, Nowela dan Ari Kriting

. . 2 komentar:
Ari Kriting, Abdur, Nowela

Ini pandangan pribadi saya....

Tiga 'Bintang Timur' ini benar-benar berhasil membuat hampir seluruh pemirsa Indonesia terpukau. Apalagi orang timur, termaksud saya. Bagaimana tidak, untuk pertama kali, orang timur dengan ciri khasnya yang keriting dan berkulit cokelat masuk ke kancah hiburan Indonesia dan menjadi pelaku seni dengan kemampuannya yang luar biasa.

Ari Kriting, juara 3 Stand Up Comedy 3. Dengan gaya natural dan apa adanya menyampaikan budaya lokal orang Papua pada semua materinya selama di SUCI 3 Kompas TV. Ia memperkenalkan kehidupan, kebiasaan dan 'ketertinggalan' orang Papua sekaligus kelebihannya. Kritiknyapun pedas. Menyinggung pengaruh pendidikan Jawa yang tidak sesuai dengan lingkungan Papua dengan contoh-contoh sederhana. Seperti pada sesi satu, saat ia bercerita tentang pengalaman pertamanya diajar menggambar.

"Biasanya kita disuruh menggambar pemandangan. Iya kan? Entah kenapa yang kita gambar itu hampir sama semuanya. Biasanya gambarnya pasti gunung, sawah, sungai, ada juga burung diantara gunung," katanya. Ia kemudian membandingkan daerahnya yang sama sekali tak ada gunungnya (Raja Ampat). Setelah itu  mengutarakan betapa sayangnya warga Papua yang terlanjur berpikir 'yang disebut pemandangan indah itu adalah yang ada gunungnya dan sawah-sawah', padahal jelas-jelas Papua memiliki keindahan pantainya yang luar biasa. Tanpa gunung dan sawah.

Selanjutnya Abdur. Pria kelahiran Flores ini selalu membuat saya terpukau dan bangga. Ia juga masuk di SUCI 4 Kompas TV dan mudah-mudahan akan masuk juara 3 besar. Tetap dengan ciri khas orang Flores, Abdur menyampaikan materinya secara original, seperti kata Raditya Dika.

Ia juga menceritakan kebiasaan, ketertinggalan dan budaya orang Flores. Memperkenalkan pada orang Indonesia bahwa 'begitulah' kehidupan di tanah Flores dengan cerdas.

Saya suka saat ia bercerita tentang kebiasaan orang Flores bermain bulu tangkis.
"Kita kalau di Flores, main bulutangkis pakai tripleks. Bolanya pake tongkol jagung yang ditusukan dengan bulu ayam," katanya dengan gaya bicara dan dialek kental orang Flores. Saya terpingkal-pingkal mengingat kebiasaan bermain bulu tangkis saya. Sesuai dengan yang Abdur ceritakan.

Kemudian, Nowela. Campuran Batak dan Papua. Wajahnya menampilkan ciri khas Papua. Bermata besar, hidung mancung dan manis. Nowela dikaruniai suara yang luar biasa. Tak heran jika para juri selalu kagum pada penampilannya di Indonesian Idol RCTI. Enerjik dan menggetarkan. Nowela juga punya aura bintang dan percaya diri. Ia mampu menjiwai seluruh lagu yang dibawanya. Sungguh, saya sangat kagum padanya.

Pada penampilannya minggu ini, ia kembali membuat juri terpukau. Anang bilang, "Ini adalah penampilanmu yang berkelas lagi.,". Memang, Nowela selalu tampil sempurna dan luar biasa, seperti artis papan atas. Sekelas dengan artis internasional. Bebi Romeo yang pernah menjadi juri tamu bahkan berulangkali memujinya, "Kamu kemana saja selama 26 tahun ini?". Bakat Nowela membekam lama dan baru kali ini bisa dinikmati orang Indonesia.

Nowela akan jadi juara Idol 2014. Mudah-mudahan bisa berkarya sampai ke kancah internasional. Pasti bisa !!!

Saya sebagai orang timur juga, begitu kagum kepada ketiganya. Sangat berterima kasih. Mudah-mudahan mereka bisa menjadi pintu bagi pemuda-pemudi timur yang juga berbakat. Mereka menunjukan kemampuan orang-orang timur yang luar biasa walaupun hidup dalam keterbatasan. Tak peduli pada warna kulit, jenis rambut dan raut wajah. Tak peduli dengan tuntutan camera face dan keinginan pasar. Yang jelas orang timurpun bisa berkarya dengan luar biasa.

Terima kasih Ari Kriting, Abdur dan Nowela.

2 komentar:

  1. Ari Buton tooo, tapi salut buat dorang. slm proficiat DARI TIMUR MATAHARI

    BalasHapus
  2. Dorang memang keren kawan :D

    BalasHapus

Arsip Blog

Twitter Timeline

Populer

Google+ Followers

Total Kunjungan