Index Labels

Api Menyulut Central, Sekali lagi

. . Tidak ada komentar:
Sumber gambar: www.fajar.co.id
Kejadiannya semalam. Seorang polisi memberitahuku kebakarannya terjadi sekitar pukul 21.30. Aku tiba di lokasi sekitar pukul 22.00. Kobaran api sudah semakin besar. Asap tebal membumbung hitam menyatu pada langit gelap. Pasar Central Makassar terbakar.

Sebuah mobil pemadam kebakaran melintas buru-buru dengan bunyi sirene yang memekakkan. Orang-orang huru-hara menyelamatkan diri dan barang-barang. Beberapa ibu menangis panik, berlari pilu menatap api yang berkobar dan habisi stand-stand yang tak sempat diselamatkan. Beberapa yang lain menarik karung berisi bahan tekstil dan pakaian. Berusaha amankan ke tempat yang jauh dari api. Teriakan panik, khawatir dan sedih keluar-masuk di telingaku.

Aku dan sejumlah orang lain menjadikan kebakaran itu seperti tontonan. Beberapa orang mengangkat gadgetnya. Merekam dan memotret kobaran api yang kian besar. Tak ada yang bisa prediksi kapan api bisa dipadamkan, apalagi setelah dua kali mobil pemadam kebakaran yang ada di dekatku mengisi tangki dan menyemprot api yang tetap saja dengan ganas menghabisi stand tripleks dan gedung ruko.

Kebakaran makin besar saat api menyentuh gedung Matahari. Tiang dan kabel listrik ikut hangus dilahap api. Aku menghindar, berpindah jauh karena khawatir akan ada ledakan. Pikiranku berkecamuk, mengingat film yang pernah kutonton. The Tower, kisah tentang gedung tinggi di Korea yang habis terbakar.

Pasar Central yang masih menyala semakin padat oleh masyarakat. Orang-orang masih sibuk amankan barang. Ada yang memapah tumpukan jualan sambil mendorong skuter. Ada juga ibu bertubuh kecil dan pendek yang sibuk menyusun piring-piring kaca dan sapu lantai. Seorang gadis yang berdiri di sampingku terisak dalam diam, membasuh pipinya yang basah. Tiga orang polisi membekuk tiga pria muda yang berusaha mencuri. Semua kejadian berlangsung di waktu dan tempat yang sama.

Pukul 00.01, api belum juga berhenti. Terus merambat seperti hendak habiskan kota Makassar. Api tetap saja berkobar dengan penuh nafsu walaupun beberapa mobil kebakaran terus menyemprotkan air.

Sumber api belum ditahu pasti. Belum bisa diprediksi berapa kerugian karena kebakaran semalam. Korban jiwapun belum diketahui. Tapi ternyata, setelah kutelusuri google pagi ini, Pasar Central pernah terbakar pada Juni 2011 lalu. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Arsip Blog

Twitter Timeline

Populer

Google+ Followers

Total Kunjungan