Index Labels

Alkitab

. . Tidak ada komentar:
Kutulis namamu pada kertas. Kuselipkan pada alkitab. Kau bagian dari mimpi, angan untuk kujadikan suamiku kelak.

Di gereja tadi, kuceritakan pada Tuhan niatku untuk menjadi perempuanmu. Kubisikkan segenggam harap, tumbuh menjadi perempuan yang kau tunggu.

Kemudian kuselipkan dua nama pula.
Zefanya dan Elisa.
Nama anak kita kelak.

Mereka akan kita bimbing memasuki gereja dan berdoa. Kau menggenggam tangan yang satunya, dan aku memegang tangan anak kita yang satu lagi.

Mereka akan dibaptis dalam pelukan kita. Dikenalkan pada Yesus dan Bunda Maria.
Mereka juga akan diajarkan lagu-lagu misa. Seperti Malam Kudus dan Gloria.
Kemudian mereka tumbuh dengan kasih kita berdua.
Betapa keluarga kecil kita bahagia.

Lalu kita berdua menua. Cinta kita tetap muda.
Kau tetap memelukku dengan kasih walau Zefanya dan Elisa telah dewasa.
Mereka saksikan besarnya cinta kita berdua.
Cinta kasih yang dikarunia Tuhan hingga doaku terkabul.
Kemudian salah satu diantara kita berdua pergi.
Entah kau, ataupun aku.
Sekali lagi selipkan selembar pesan pada alkitab.

Tuliskan,
"Betapa kekuatan doa memenuhi mimpi kita. Mimpi diusia belia."

Aku sungguh-sungguh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Arsip Blog

Twitter Timeline

Populer

Google+ Followers

Total Kunjungan