Index Labels

Mengulur Malam

. . Tidak ada komentar:
Lokasi: Benteng Forth Roterdam Makassar.
Ini sudah larut. Bahkan sudah bukan kemarin dan belum bisa disebut hari ini karena alam masih tertidur. Di luar masih gelap dan sunyi. Sahutan anjing-anjing melolong di kejauhan malah membuat suasana makin kelam, angker dan mistis. Serasa di luar ada banyak hantu sedang berkeliaran. Mengitari jalan kosong dengan mata tajam membelalak mengintip manusia yang diam di malam yang gelap.

Detak jam dinding yang biasanya redam tak terdengar di kala siang, bagai terngiang jelas di malam selarut ini. Tetanggaku mungkin terganggu dengan bunyi langkahku menapak sibuk pada lantai papan sedari tadi. Hantu-hantu yang kasat mata juga mungkin heran melihat gadis yang tiba-tiba menyapu lantainya di tengah malam begini, merapikan perabot kemudian menata buku-buku yang tadinya berserakan menjadi tumpukan kaku yang rapi.


Aku tak sedang menunggu pagi dengan membelalak dan bekerja begini, aku malah tengah mengulur malam hingga akhirnya kantukku datang. Hingga akhirnya tubuhku pasrah dan lunglai pada kasurku yang sudah kubersihkan kemudian membenamkan diri dalam selimut lalu tak sadarkan diri sampai lelapku terpuaskan. Terserah saat terang akan terjaga pada pukul berapa, asal lelapku puas dan letihku lepas. Ingin rasanya aku tertidur dengan nyaman tanpa dihantui beban.


Aku ingin tidur, kuikhlaskan lelapku walau harus bermimpi buruk asal tak buatku terjaga sebelum lelahku lepas. Aku frustasi mendengar sahutan kokok ayam jantan yang kabarkan gelap ini telah berganti hari menjelang pagi. Mataku belum terpejam, kepalaku berat dan kutau energi tubuhku benar-benar telah terkuras. Hanya saja pikiran bergejolak dan menuntut mataku untuk tetap terbuka. Menyiksa tekanan darahku, menyiksa saraf di sekitar ubun-ubunku dan mendera punggungku yang telah ringkih pada waktu selarut ini. 


Dan di luar ayam berkokok lagi...


Aku semakin frustasi.


Ingin rasanya kutunda terbitnya matahari hingga siang nanti. Agar lelapku puas, mimpiku pas dan waktu bangunku tepat untuk kembali beraktifitas bersama matahari.


(Dalam ruang tripleksku, 21 Maret 2014 (02:08 am))

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Arsip Blog

Twitter Timeline

Populer

Google+ Followers

Total Kunjungan