Index Labels

Aku Perempuanmu kan?

. . Tidak ada komentar:
Misalnya nanti kita menikah, kau tau betapa aku ingin terlihat sempurna di matamu. Aku akan menjadi seorang istri yang bangun lebih awal lalu menyiapkan sarapan pagi untukmu. Kau ingin kubuatkan apa? Telur ceplok dan nasi putih hangat, atau nasi goreng? Hmm, aku bisa melakukan itu dengan baik.

Oh iya, saat sarapan siap aku akan membangunkanmu dengan pelan agar kau tak tersentak. Kubuat harimu jadi indah dengan memberikan kesan sebaik mungkin di awal pagi. Aku perempuanmu kan? Jadi percayalah bahwa aku akan menjadi perempuan yang sangat baik bagimu ketika kau benar-benar tulus memberi kasih sayang padaku. Kita akan selalu bertukar kasih sayang.

Apa? soal wajahku? Yah tenang sayang, ini hanya sementara! Kita tak sedang buru-buru menikah kan? Masih panjang waktu untuk membuat jerawat-jerawat ini hilang. Keadaan wajahku ini mungkin karena kegelisahan yang sering melanda, atau mungkin juga faktor hormon di usia pubertasku yang meningkat. Hmm... sempat kupercaya saat kau akan selalu berada di sampingku, jerawat-jerawat ini akan hilang seketika lantaran gelisahku hilang dalam rengkuhmu. Kau akan selalu melindungiku kan? saat itu...

Apa lagi? Apa beberapa sikapku sulit diubah? Jika sangat buruk, bantu aku sadar dan memperbaikinya. Kau pasti sangat tau mana yang tepat bagiku kan? Tanpa harus membunuh keakuanku! Bukankah kau mencintaiku? Kau pasti tau! iya kan? Apalagi saat hati kita benar-benar menyatu.

Makassar, 15 September 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Arsip Blog

Twitter Timeline

Populer

Google+ Followers

Total Kunjungan