Index Labels

Hai Eza

. . Tidak ada komentar:
Hei Eza... apa kabar? Sekarang sudah bisa dibilang aku tengah gila. Gila pada perasaan bodohku padamu, Eza tidak tau! atau jangan-jangan kau sadar.... Hmmm.... aku tidak akan bisa bebas bicara denganmu jika kau tau. Aku pasti mendadak kaku.

Eza... Apa yang membuat aku kagum padamu? Aku suka kesederhanaanmu, sepertinya nyaman sekali jika bersama dirimu yang apa adanya itu. Eza tau tidak? sering sekali kau masuk dalam hayalanku tepat ketika aku tengah merengkuh, terpaku, melamun bahkan ketika mendadak aku rindu. Seandainya kaupun begitu... Aku kadang berangan begitu, konyol kan Eza??? Aku jadi seperti pemimpi. Huaaah...

Eza, Eza, Eza... aku selalu rindu pada matamu, tawamu, senyummu dan juga candaanmu. Dulu, saat hampir tiap hari aku bersamamu, tanpa kau tau dalam ruangan itu aku membuntutimu. Buntuti perlakuanmu padaku, buntuti sikapmu dan diam-diam takjub pada senyummu. Kau mengagumkan sekali, kau baik sekali, kau pengertian sekali dan kau perhatian. Bukan maksudku keGRan, mungkin bukan hanya padaku kau begitu, tapi sungguh kuberikan 1 jempol untuk perlakuanmu pada perempuan. Semoga kau selalu begitu Eza... :)

Eza... mendadak kau hilang. Aku kehilangan masukan dan motivasimu yang dulunya bisa tiap hari kudengar dari mulutmu. Sedih dan rindu padamu Eza, kekhawatiranku adalah kita sama-sama menjauh usai perpisahan yang menjengkelkan itu. Tak apalah... mungkinkah ini satu-satunya cara agar aku melupakanmu, aku tak boleh sampai jatuh cinta padamu Eza, tak boleh! kagum ini, cukup!

Untukmu Eza... :) 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Arsip Blog

Twitter Timeline

Populer

Google+ Followers

Total Kunjungan