Index Labels

Takut Kau Hilang "Hayalan Valentine"

. . Tidak ada komentar:
Akhir-akhir ini nomormu sering kuhubungi. Hanya ada bunyi "tut... tut... tut..." lalu "Nomor yang anda tuju tidak dapat dihubungi..." Operatornya bicara tanpa dosa dan mungkin tak pernah tau hampir beberapa kali handphoneku hendak kubanting karena emosi. Kamu susah sekali dihubungi. :( Sibuk kah? Atau mungkin sedang asik dengan kerabatmu? Tapi jangan sampai kau selingkuh!!!

Aku mulai gelisah dan khawatir loh.... Apalagi ketika berbagai pendapat kudengar dari beberapa orang disini, jangan sampai kau jenuh, atau mungkin kau sudah dapat yang baru. Ahhh... tidak mau!!! Janganlah! Jangan, jangan!!! Aku tetap lebih baik dari siapapun itu, percayalah... ! hehe

Hari ini valentine, honey.... bahkan hingga jam  11.23 am pun kau belum juga mengangkat teleponku. Kemana saja kau?? Jika tidur, ayo banguuuuuuuuuuuuuuun!!! huah*

Ngomong-ngomong soal valentine, ini valentine ke-2 kita. Sadar kan? Jangan bilang kau tidak peduli. Aku mulai menghayal tentang valentine manis jika kau disini. Seandainya hari ini kau disini, mungkin kamar kosku takkan lengang dan seberantakan ini. Aku pasti akan bangun pagi sekali, lalu membersihkan kamar dan merapikannya. Jauh-jauh hari pasti sudah kubeli pengharum ruangan yang paling bagus dan membuat kamar ini sewangi-wanginya supaya kau suka. Aku juga akan memasak dan membuatkanmu sepiring pizza telur campur mie dan sosis, kuusahakan agar pizzanya takkan hangus. Kemudian kuukir menggunakan saus gambar hati beserta inisial nama kita berdua dipermukaan pizza telur buatanku. Aku lalu luluran, mandi bersih dan berpakaian rapih hingga kau datang membawa bunga mawar putih seperti yang tadi malam kulihat di sepanjang jalan menuju Pantai Losari, orang-orang menjualnya untuk valentine loh, Dar. Iih... kenapa jadinya seperti film-film norak di TV, cara kita harus beda. Bawakan saja aku siomai hangat yah, biar dimakan sama pizza telur. Siapa tau enak, hehe.

Teruuus... seharian ini kita di kos saja. Cerita-cerita, main game, makan sambil suap-suapan dan sesekali berantem main-main, tempat sampah akan kusimpan jauh-jauh supaya kau tidak akan mengulang kejadian saat SMA dulu dan pastinya sapu ijuk juga akan ikut disimpan jauh, jangan sampai refleks kembali kuhantam punggungmu seperti dulu, hehehe... aku tidak sekasar dulu, Dar. :) Hmm... jika malampun tiba, kau boleh pulang. Efeknya tidak bagus jika kau menginap, hihihi... pikiranku usil.

Yap, tapi kau jauh... Grrrr... Tidak hanya sekedar sejauh mata memandang. Seandainya kita berdua punya pesawat jet pribadi seperti yang selalu kita hayalkan dulu, Makassar-Jakarta jadi enteng seperti Kaper-Waesambi, hhaha. Bahkan aku bisa pergi membangunkanmu tiap pagi. Wow, kaya... kaya! Aku juga bisa dengan mudah berangkat dan mendatangimu untuk mengamuk karena kau tidak juga mengangkat teleponku sampai sekarang. Sudah 11:49 am, dan di tempatmu 10:49 am. Ok, kutunggu! Bisa jadi kau begadang karena MU dan Real Madrid. Asal jangan kau hilang...

Makassar, 14 Februari 2013








Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Arsip Blog

Twitter Timeline

Populer

Google+ Followers

Total Kunjungan