Index Labels

BC.... Mereka Membawaku Semakin ke Dalam

. . Tidak ada komentar:
Lama menjeda pada blog. Aku rindu...

Banyak kisah sejenak yang ingin kutulis, kelak saat kubaca-baca lagi tulisan ini, pasti sangat berguna bagi kehidupanku. Masa depan pasti tetap membutuhkan masa lalu.

Aku telah terjun ke dunia jurnalistik, kali ini aku benar-benar terjun. Sebagai awal bergabung di media, aku langsung diminta jadi editor, jabatan yang tidak pernah kubayangkan sebelumnya. Aku telah memiliki ID card dari media portal yang kuikuti, rasanya bisa bebas meliput kemana saja.
Ada banyak yang aku dapat disini, beberapa pelajaran bernilai positif dan juga negatif buat aku sadar tentang segala sesuatu yang baik dan buruk dari pekerjaanku ini. 
Berbagai karakter tulisan kutemukan tiap hari, menjadi editor ternyata tidak mudah. Idealisme yang kuanut selama ini tidak benar-benar ada setelah bekerja. Benar kata orang-orang, idealisme tidak benar-benar berlaku saat kita telah masuk ke dunia kerja, "semua perusahaan begitu. jika tidak, akan susah mendapat pengiklan," ujar salah satu teman kerjaku. Aku terpaku mendengar kata-kata itu. Apakah memang begitu? jadi semua media besar yang juga berkembang di Indonesia dan duniapun melakukan hal yang sama?
Artinya, media yang akan tetap menganut idealisme dan mempertahankan jurnalistik secara murni akan sangat sulit untuk tetap berdiri dan bertahan. Tak bisa kubayangkan, bagaimana selama ini aku mempercayai berita dari berbagai media, jika ternyata informasi yang sebenarnya "tidak begitu", aku agak kecewa dan lagi-lagi aku benci karena sekali lagi segala hal di dunia ini berkaitan dengan uang, termaksud jurnalistik yang kucintai dan kuanggap paling jujur ini. Aku agak frustasi!
Tinggalkan kesan buruknya... :)

Aku semakin jatuh cinta pada duniaku ini (Terlepas dari kesan buruk sebelumnya yang buatku kecewa), rasanya betapa berjasanya diriku dan kaumku bagi banyak orang. KAMI MEMBUAT BANYAK ORANG JADI PINTAR DAN JADI TAHU!!! Aku bersorak! Tidak bedanya kan kami dengan buku-buku ilmu pengetahuan dan guru? hehe
Dan lagi, rasanya nikmat sekali saat menyusuri tempat-tempat yang menantang, mencelupkan kaki pada wilayah banjir sampai celana jeans panjangku basah hingga lutut, sensasinya indah sekali, apalagi tidak semua orang berani dan rela kakinya akan gatal saat menyentuh air kotor, dan lagi orang-orang menyapa ramah dan berbagi duka, serasa diriku berarti sekali bagi mereka. Aku juga terkagum-kagum melihat bayi kecil bertahan hidup dalam pengungsian, usianya belum lebih dari 1 bulan, tapi dia sehat dan bertahan. Dalam hati aku berpikir, dia sangat hebat dan kuat!
Aku bertemu banyak orang. Memang langkah yang kutempuh ini belum begitu jauh dan aku belum terlalu berpengalaman. Aku menemui para nelayan bertampang sangar di pelelangan ikan, muka mereka angker, sempat aku berpikir mungkin mereka akan membentak dan akan melayangkan sesuatu saat aku mencoba menyapa lalu melayangkan beberapa pertanyaan. Pikiranku terlalu jauh, ternyata mereka ramah, bahkan dengan luwes berbicara dan menjawab semua pertanyaanku. (Sayangnya, mereka tidak menawariku ikan gratis, hehe.)
Emmm... ada lagi yang menarik! Aku bertemu banyak orang baik, termaksud teman-teman satu media yang tanpa sadar telah membimbingku. Aku jadi bisa mendengar curahan hati mereka usai meliput di lapangan, jadi tau apa yang dirasakan para wartawan. Aku juga jadi tahu cara memuat berita melalu online. Sepertinya semakin banyak yang aku tau! Rasanya aku semakin pintar. :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Arsip Blog

Twitter Timeline

Populer

Google+ Followers

Total Kunjungan