Index Labels

UNTUK KEKASIH

. . Tidak ada komentar:

UNTUK KEKASIH

                Hatiku seperti membuncah, tak puas mendengar suaramu yang hanya lewat dunia maya. Ah…. Pulsa… pulsa… , lagi-lagi pulsa membatasi pelampiasan rasa rinduku, padahal masih ingin aku mendengar suaramu, masih ingin kudengar canda tawamu, walau dari jauh….. itu istinmewa bagiku.
Honey… honey…. Rindunya aku!
                Seiring waktu berlalu, walau hanya sebatas mendengar suaramu, aku merasa kau semakin dekat dan melekat di hatiku. Hatiku membawa wajahmu, senyummu, tawamu dan suaramu, semua itu terngiang-ngiang dimanapun aku berpijak. Selalu penuhi pikiranku. Jadinya,aku seperti didera oleh hasrat pikiranku, hasrat ingin memelukmu dan sesaat ingin mengecupmu. Nakal? Tidak, itu bawaan rasa dan aku tau aku normal.
                Waktu yang tak jelas dan pasti membuatku semakin ingin bertemu. Sakitnya rasa rindu, sungguh! Apa kau juga merasa begitu? Semoga saja…..
Kau tau? Mendengar tawamu yang seperti  tak jauh dariku, membuatku ingin diam dalam pelukanmu, agar bisa mendengar desahmu lebih jelas, mendengar tawamu tepat di telingaku,dan kita bisa menghirup udara manis di sekitar kita bersama-sama. Anganku berkata, itu indah sekali… bagamana saat kita menatap kecerahan bersama-sama sambil berpelukan hangat? Hati kita sama dipenuhi kesenangan, sama-sama merasa kita berdua saling membutuhkan. Hhhhhhhhh…. Imajinasiku dipermainkan oleh semua itu.
                Sempat kuberpikir….. Apa mungkin rasa ini sejenak belaka? Apalagi kita belum apa-apa, masih belia sayang…
Emmmm…. Tapi yang aku tau aku bahagia, bahagia dengan keberadaanmu, bahagia karena kau kekasihku. Apa kau paham maksudnya? Kau memang berarti dan berharga. Ini apa?
                Aku merasa senan g memiliki kebahagiaan ini, serasa seperti diselubungi oleh rasa sayang yang sesekali di sela dan didera oleh rasa rindu… karena jarak kita sangat jauh…..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Arsip Blog

Twitter Timeline

Populer

Google+ Followers

Total Kunjungan